Industri game di Jerman perlahan mulai bangkit dari dampak konsolidasi internasional dan ketidakpastian pendanaan. Situasi ini diungkapkan melalui data terbaru yang dirilis oleh Asosiasi Industri Game Jerman (Game) berdasarkan gamesmap.de, sebuah database yang baru saja direkonstruksi oleh Goldmedia. Database ini kini mencakup sekitar 1.800 entri, yang mencakup pengembang, penerbit, dan perusahaan terkait lainnya.
Data yang ada menunjukkan adanya peningkatan moderat dalam jumlah perusahaan, tetapi penurunan yang berkelanjutan dalam lapangan pekerjaan. Jumlah perusahaan game di Jerman meningkat 4% tahun ini, dari 917 menjadi 956. Pertumbuhan terbesar terjadi di studio pengembangan saja, yang meningkat 6% menjadi 474.
Perusahaan yang mengembangkan sekaligus menerbitkan juga tumbuh sebanyak 3%, sementara yang fokus hanya pada penerbitan meningkat 2%. Namun, sayangnya, lapangan pekerjaan di antara pengembang dan penerbit game turun 3% menjadi 12.235, menandai penurunan untuk tahun kedua berturut-turut.
Secara keseluruhan, industri game Jerman mendukung lebih dari 30.000 pekerjaan di sektor pendidikan, media, sektor publik, dan ritel. Game menilai ketahanan industri ini di tengah konsolidasi global disebabkan oleh langkah-langkah pemerintah, seperti Program Pendanaan Game Federal yang diperluas dan beasiswa start-up ‘Press Start’. Beasiswa ini telah mendukung pendirian 75 studio game baru.
“Kondisi bagi perusahaan game Jerman tetap menantang — dan ini sangat terlihat dari angka karyawan, yang kini telah turun untuk tahun kedua berturut-turut,” kata Felix Falk, direktur utama Game. “Namun, peningkatan jumlah perusahaan adalah tanda yang menggembirakan. Di tengah gelombang konsolidasi pasar global, Jerman dapat bertahan lebih baik dibandingkan banyak negara lain. Dengan langkah-langkah ini, serta pengumuman pengenalan pendanaan game berbasis pajak, pemerintah federal menetapkan dorongan penting bagi pertumbuhan dan memperkuat daya saing internasional Jerman di industri game yang sangat penting di masa depan.”


