Industri game di Asia dan MENA (Timur Tengah dan Afrika Utara) sedang memasuki tahap pertumbuhan yang sangat menarik, dengan proyeksi menghasilkan pendapatan sebesar $88,97 miliar pada tahun 2025. Ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pasar game, bahkan lebih baik dari prediksi sebelumnya. Penelitian dari Niko Partners menunjukkan bahwa angka ini merupakan kenaikan sebesar 2,7% secara tahunan dan 1,21% lebih tinggi dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya yang mencapai $87,9 miliar.
Menurut Niko Partners, proyeksi ini diperbarui berkat momentum yang lebih baik dalam penggunaan platform PC dan mobile. Salah satu faktor kunci yang mendorong pertumbuhan ini adalah kebangkitan dari “IP yang abadi” (evergreen IP), serta pengalaman AAA lintas platform yang semakin populer. Kenaikan jumlah pemain yang membayar untuk game di Asia dan MENA menjadi indikator positif bagi industri game di wilayah ini. Selain itu, kondisi regulasi dan kebijakan yang lebih baik juga membuat prospek industri game semakin cerah.
Dalam segmen pasar, terdapat banyak perusahaan yang mulai menjangkau demografis yang kurang terlayani, terutama perempuan, yang turut berkontribusi terhadap pertumbuhan industri ini. Selain itu, konsol game seperti Nintendo Switch 2 dan Grand Theft Auto 6 yang akan muncul pada tahun 2026 diprediksi akan mendorong peningkatan lebih lanjut di sektor ini, memberikan kesempatan dan daya tarik yang lebih luas kepada para gamer.
Pada tahun 2024, pasar Asia dan MENA diperkirakan telah menghasilkan pendapatan sebesar $86,6 miliar, dan diperkirakan akan mencapai kombinasi total pendapatan sebesar $99,6 miliar pada tahun 2029. Hal ini menunjukkan betapa cepatnya pertumbuhan pasar game ini, terutama di wilayah Asia yang kaya akan inovasi dan kreativitas dalam game-game mereka.
China tetap menjadi kekuatan dominan di pasar Asia dan MENA, menyumbang 57,5% dari total pendapatan. Di belakang China, pasar dari Asia Timur, seperti Korea dan Jepang, mengambil posisi kedua dengan porsi 32,7%. Meski India hanya diperkirakan menyumbang 1,2% untuk total belanja game di kawasan ini, Niko memberikan pandangan paling optimis mengenai pertumbuhan India dibanding negara lainnya. Antara tahun 2024 hingga 2029, India diprediksi akan mengalami laju pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 12,9%, lebih dari dua kali lipat dibandingkan pertumbuhan signifikan negara-negara di MENA lainnya seperti Mesir, Arab Saudi, dan UEA.
Data yang menarik juga menyebutkan bahwa pada tahun 2025, diperkirakan akan ada 1,7 miliar orang yang bermain game di Asia dan MENA. Ini sejalan dengan angka dari tahun 2024, namun di tahun 2029, jumlah ini diperkirakan akan melonjak sebesar 17% menjadi dua miliar. Sekali lagi, China memegang sebagian besar audiens di kawasan ini, dengan 43,1% dari total penonton, sedangkan India, meskipun hanya menyumbang bagian kecil dari pendapatan sektor, menempati posisi kedua dalam jumlah audiens, dengan lebih dari 500 juta gamer yang diprediksi pada tahun 2025, atau 29,6% dari total sektor.
India juga memiliki prospek cerah dalam hal jumlah audiens; Niko memperkirakan peningkatan CAGR sebesar 8,1% antara tahun 2024 dan 2029 untuk jumlah gamer di negara tersebut. Pada tahun 2029, lebih dari 700 juta orang diprediksi akan memainkan game di India, yang menjadi salah satu pasar paling menjanjikan dalam industri game global.
Dengan segala bentuk kemajuan yang terjadi, para gamer Indonesia juga bisa merasa optimis. Pertumbuhan industri game di Asia dan MENA membuka peluang besar bagi developer lokal dan gamer untuk terlibat dalam ekosistem yang lebih besar. Pengembangan game lokal dengan tema dan cerita yang relevan dengan budaya Indonesia dapat semakin meningkatkan daya tarik dan keterlibatan gamer lokal.
Jika kalian penggemar game yang ingin tahu lebih banyak tentang berita game terbaru, penting untuk terus mengikuti perkembangan dan tren yang sedang berkembang. Hal ini sangat berguna untuk merencanakan strategi dan cara bermain yang optimal, baik itu untuk crafting, grinding, maupun mencari item langka dalam game favorit.
Di samping itu, gamer Indonesia dapat memanfaatkan sesi bermain di rental PS4 dan PS5 untuk mengasah skill serta mencoba game-game terbaru. Dengan rentang game yang beragam, kalian bisa memilih untuk bermain solo atau bersenang-senang dengan teman. Pastikan untuk mengecek rental PS4 Jogja yang menawarkan berbagai pilihan game dan setup untuk meningkatkan pengalaman bermain kalian.
Dengan perkembangan pesat yang terjadi di industri game ini, gamer Indonesia tentunya harus siap untuk memanfaatkannya. Kami akan terus meng-update informasi terkait game dan industri, sehingga kalian tidak ketinggalan momen penting dalam dunia gaming. Mari kita bersama-sama mendukung pertumbuhan industri ini dan menjadi bagian dari komunitas game yang semakin besar dan beragam.


