Gong cha Luncurkan Platform Global Baru dengan Felix Stray Kids
Gong cha, brand teh global yang terkenal dengan produk premium dan opsi kustomisasi, baru saja meluncurkan sebuah platform merek global dengan menggandeng Felix dari Stray Kids sebagai duta kampanye. Platform ini bertujuan untuk menjadikan teh sebagai minuman yang bisa dinikmati setiap hari, bukan hanya sebagai sajian sesekali. Melalui kolaborasi ini, Gong cha ingin memperluas jangkauan pasarnya kepada konsumen muda, khususnya yang berusia 18 hingga 34 tahun.
Inisiatif ini muncul di tengah meningkatnya popularitas ekspor budaya Korea, dari K-pop hingga masakan Korea. Gong cha telah berhasil membuka ribuan gerai di Asia, Eropa, dan Amerika Serikat, menjadikannya salah satu brand teh yang tumbuh paling cepat di dunia.
Menarik Perhatian Konsumen Muda
Strategi Gong cha berpusat pada perubahan persepsi konsumen terhadap teh. Dengan menjadikan teh sebagai minuman gaya hidup sehari-hari, mereka berharap bisa meningkatkan kunjungan ke gerai secara global. Dalam kampanye ini, Jung von Matt HANGANG, agensi yang menangani kreativitas, menghadirkan Felix dalam suasana studio yang menggambarkan dia bermain alat musik, jauh dari format iklan duta selebriti yang biasanya kita lihat di iklan K-pop.
Kampanye ini menggambarkan selarasnya antara keterampilan musik Felix dengan kustomisasi produk Gong cha. Suara yang dihasilkan dalam iklan mewakili elemen kustomisasi minuman seperti pearl, level es, dan penyesuaian gula. Dengan pendekatan yang inovatif ini, Gong cha berupaya untuk memperkuat pesan “Gong cha Vibe” yang sudah ada dan sekaligus menawarkan titik masuk yang lebih jelas untuk kategori produknya.
Berita terbaru mengenai peluncuran ini pun menunjukkan dampaknya yang signifikan di pasar.
Kampanye Digital Pertama yang Memikat
Kampanye ini dimulai dengan peluncuran digital yang ditargetkan sejak awal April di beberapa negara seperti Korea Selatan, Amerika Serikat, Jepang, dan Australia. Dengan dukungan iklan digital dan penempatan di luar ruangan, Gong cha ingin memastikan pesan mereka menjangkau audiens yang lebih luas.
“K-culture sekarang bukan lagi sekadar niche, melainkan menjadi penggerak perilaku global,” ungkap Bill Yom, Pendiri dan CCO Jung von Matt HANGANG. “Dengan menunjukkan Felix sebagai seniman yang teliti, kami menciptakan paralel yang kuat dengan DNA kustomisasi Gong cha. Ini tentang memasukkan brand ke dalam kultur sehari-hari, bukan sekadar mengiklankan minuman.”
Definisi Ulang Kategori Teh
Jeeyoung Jina Chung, CMO Korea & APAC di Gong cha, menambahkan bahwa ambisi mereka adalah untuk mendefinisikan kategori teh melalui relevansi budaya. Platform ini memungkinkan Gong cha untuk menghubungkan budaya teh unik mereka dengan energi kreatif yang dapat diterima oleh Gen Z di seluruh dunia.
Kolaborasi antara Gong cha dan Jung von Matt HANGANG ini mencakup pengaruh budaya, kustomisasi produk, dan kemampuan memperluas jangkauan global yang lebih kuat. Ini menjadi langkah cerdas bagi Gong cha untuk meningkatkan keterlibatan dengan konsumen muda dan memperluas kehadiran internasional mereka.
Kesimpulan
Dengan langkah yang inovatif dalam mendekati pasar generasi muda, Gong cha berupaya menjadi bagian dari keseharian konsumen. Ke depannya, trend ini bisa memberikan dampak besar bagi industri teh secara global.


